Ramadhan di Tanah Suci: Saat Do’a dan Pahala Dilipatgandakan

Kategori : INFO UMROH, ARTIKEL, INFO HAJI, Ditulis pada : 29 Oktober 2025, 20:44:37

Ramadhan di Tanah Suci: Saat Do’a dan Pahala Dilipatgandakan

Ramadhan, bulan suci yang penuh keberkahan. Bulan yang menjadi waktu terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah. Bulan yang saat setiap amal ibadah dilipatgandakan.

Bulan ini adalah saat Ketika amalan kecil bernilai besar, dan setiap do’a memiliki peluang lebih besar untuk dikabulkan. Maka tak heran jika banyak umat muslim menjadikan Ramadhan sebagai ajang berlomba-lomba dalam kebaikan dan mendekatkan diri dengan sang pencipta melalui perjalanan spiritual yang mendalam.

Diantara semua tempat di dunia, tak ada yang mampu menandingi suasana Ramadhan di tanah suci. Disana, setiap langkah terasa suci, setiap hari terasa penuh dengan keberkahan.

 

Ramadan di Tanah Suci

Ramadan di Tanah Suci punya cara tersendiri untuk menyentuh hati. Begitu azan magrib berkumandang di Masjidil Haram, suasananya sulit dijelaskan…

Ribuan orang duduk berdampingan, saling berbagi kurma dan air zamzam. Tak ada yang saling kenal, tapi semua terasa seperti keluarga. Saat berada di momen itulah kita akan sadar  betapa luasnya kasih Allah yang menyatukan manusia dari segala penjuru dunia.

Malamnya, udara terasa lebih tenang dari biasanya. Lampu-lampu masjid menyala lembut, suara imam mengalun indah saat tarawih dimulai. Ada yang menangis dalam sujud panjang, ada yang berdoa dengan suara pelan tapi penuh harap. Dan entah kenapa, di tempat itu, semua doa terasa lebih dekat seakan-akan langit terbuka sedikit lebih lebar untuk menampungnya.

Menjalani Ramadan di Makkah atau Madinah bukan cuma soal ibadah yang dilipatgandakan pahalanya, tapi juga tentang perasaan pulang ke tempat yang membuat hati benar-benar tenang. Mungkin itu sebabnya, banyak orang rela menunggu bertahun-tahun hanya untuk merasakannya sekali seumur hidup.

 

Keutamaan Umroh di Bulan Ramadhan

 

  1. Pahalanya Setara Dengan Haji

Dalam hadist Riwayat bukhari dan muslim disebutkan bahwa Rasulullah bersabda:

 

فَإِذَا كَانَ رَمَضَانُ اعْتَمِرِى فِيهِ فَإِنَّ عُمْرَةً فِى رَمَضَانَ حَجَّةٌ

“Apabila Ramadhan tiba, berumrohlah, karena umrah di bulan Ramadhan senilai dengan haji.” (HR. Bukhari no. 1782 dan Muslim no. 1256).

Sementara itu, dalam hadis lain yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, disebutkan bahwa umroh di bulan Ramadhan seperti berhaji bersama Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam:

 

فَإِنَّ عُمْرَةً فِى رَمَضَانَ تَقْضِى حَجَّةً مَعِى

“Sesungguhnya umroh di bulan Ramadhan seperti berhaji bersamaku.” (HR. Bukhari no. 1863).

Hadits-hadits ini menunjukkan bahwa umroh yang dilakukan di bulan Ramadhan memiliki keutamaan yang sangat besar. Bahkan, pahala yang didapatkan dikatakan setara dengan pahala ibadah haji.  

Tapi meskipun hadits di atas menyatakan bahwa umroh di bulan Ramadhan setara dengan haji, para ulama menegaskan bahwa ini tidak berarti umroh dapat menggantikan kewajiban haji bagi yang mampu.

Imam Nawawi menjelaskan bahwa maksud dari hadits ini adalah kesetaraan ini dalam hal pahala, bukan dalam hal hukum. Maka Jika seseorang masih memiliki kewajiban haji, umroh di bulan Ramadhan tidak dapat dianggap sebagai pengganti ibadah haji. Sehingga, umroh Ramadhan tetaplah ibadah yang sangat besar pahalanya, tetapi tidak menggugurkan kewajiban haji jika belum dilaksanakan. 

  1. Pahalanya Dilipatgandakan
  1. Penghapus Dosa

sebagaimana sabda Nabi SAW:  

“Dari umroh ke umroh berikutnya adalah penghapus dosa di antara keduanya." (HR. Bukhari dan Muslim).

Ketika umroh dilakukan di bulan Ramadhan, di mana Allah SWT membuka pintu ampunan-Nya selebar-lebarnya, maka kesempatan untuk diampuni dosa semakin besar.  

  1. Tempat Mustajabnya Do’a 

Doa menjadi mustajab ketika dipanjatkan pada waktu, tempat, dan kondisi yang diridhai oleh Allah serta dengan hati yang ikhlas dan penuh harap.

Tanah Suci, khususnya Masjidil Haram dan sekitarnya, adalah tempat yang sangat utama karena di sana terkandung berkah dan kekhususan yang diberikan oleh Allah. Rasulullah SAW bersabda,“Tidak ada suatu kaum yang berkumpul di salah satu rumah Allah untuk membaca kitab Allah dan mempelajarinya, kecuali mereka diliputi oleh ketenangan, rahmat turun kepada mereka, malaikat mengelilingi mereka, dan Allah menyebut mereka kepada makhluk di sisi-Nya.” (HR. Muslim).

Karena itu, doa yang dipanjatkan di Tanah Suci memiliki keistimewaan dan kekuatan lebih besar dibandingkan di tempat lain.

Lagi nyari paket umrah ramadhan? yuk kunjungi website Azka Mandiri Internasional untuk info lebih lengkapnya...

salam dari Minaz -sahabat perjalanan ibadahmu

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id